LIDAH YANG BERKUASA

Yakobus 3:9 “Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah”.

Suara Kasih

11/3/20261 min read

Dalam hidup manusia, ada kecenderungan kita menggunakan lidah untuk berbicara/berkata-kata untuk hal-hal yang dianggap sip, mungkin itu bahan gosip yang buruk, cerita-cerita/kabar-kabar buruk yang lagi beredar di sekeliling kita tentang seseorang, tentang kejadian tertentu. Memang dizaman teknologi tinggi seperti ini ada alat yang kita pakai, yang dapat dengan cepat tersiar suatu berita yaitu dengan ber sms, bbm, skype, juga via telpon. Tapi tahukah saudara semua fasilitas itu sama dengan perpanjangan lidah manusia untuk menyampaikan suatu berita. Yakobus menggambarkan lidah seperti api yang menghanguskan atau seperti sesuatu yang buas melebihi dari binatang buas.

Yakobus 3:5-7 “(5) Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. (6) Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka, (7) Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia”.

Yakobus mengingatkan kita akan lidah ini, betapa hebat akan kuasaNya. Manusia sering menganggap remeh akan hal ini, namun pada kenyataannya, kita alami sendiri dampak yang besar akibat lidah yang tidak terkontrol. Manusia punya kelemahan yakni cepat dalam berkata-kata namun lambat dalam perbuatan. Banyak janji yang cepat dilontarkan tetapi hasilnya nihil. Kata pepatah dunia “memang lidah tak bertulang“.

Kita cepat berkata-kata, lepas suara, ceplas-ceplos seperti panah yang lepas dari busurnya, dan tanpa kita sadari lawan bicara kita seperti tertikam atas ucapan kita. Dalam kitab Yakobus dituliskan kita harus memasang kekang seperti kekang pada kuda sehingga, mulut kita tidak seenaknya berkata-kata, seperti ucapan yang menyakitkan hati, ucapan-ucapan yang mencela, ucapan-ucapan yang mematahkan semangat, ucapan-ucapan yang membangkitkan amarah, ucapan-ucapan yang menghujat Tuhan, dll. Karena kebanyakan dari kita mempunyai penyakit yang tidak bisa mengendalikan mulut.

Perlu kita ketahui apa yang sudah kita lontarkan pada orang lain, sangat sulit untuk dicabut kembali, karena perkataan itu seperti anak panah yang tertancap dihati manusia. Contoh: kalimat-kalimat buruk yang menyebabkan sakit hati seseorang sangat sulit untuk dimaafkan karena ucapan itu menikam langsung dihati manusia. Karena ucapan kita bisa membuat orang lain hidup lebih bergairah, tetapi sebaliknya jika kita tidak berhati-hati dengan ucapan kita justru dapat membuat orang lain menjadi lebih cepat mati. Oleh sebab itu hari ini, Firman Tuhan ini mengajarkan kepada kita untuk berhati-hati dengan lidah yang satu ini. Amin.

Kontak

info@suarakasih.com