LEMBARAN YANG BARU
2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Suara Kasih
10/26/20262 min read
Kemajuan teknologi di dunia ini terus saja bergulir. Salah satu contoh: CD perkawinan kita mungkin masih menggunakan CD berukuran besar seperti piring makan, namun pada zaman sekarang ini CD hanya berukuran sebesar telapak tangan, bahkan keluaran paling terbaru CD berukuran sangat kecil. Ini menandakan bukan berarti sesuatu yang lebih besar itu lebih baik atau lebih modern dari yang berukuran kecil, demikian pula sebaliknya.
Contoh lain kalau nenek pada zaman dulu nonton televisi, harus menyentuh di pesawat televisi untuk memindahkan channel, namun zaman sekarang seorang anak kecil cukup dengan remote dari jarak yang jauh, keinginannya dapat tercapai. Setiap ada penemuan baru orang berlomba-lomba ingin memakainya. Mengganti perangkat lama dan segera menggunakan perangkat baru.
Kehidupan manusia diumpamakan seperti sebuah buku. Cover depan tertera nama, alamat dan tanggal lahir. Cover belakang adalah tanggal kematian, tamat riwayat. Tiap-tiap lembarannya adalah tiap-tiap hari dalam hidup kita. Ada buku yang tebal dan buku yang tipis. Setiap hari yang kita lewati sama seperti selembar kertas dalam buku itu, di mana segala aktivitas, segala kejadian, perasaan suka senang ataupun sedih tergores dalam lembaran buku itu. Semua kejadian atas hidup kita tercatat dalam lembaran buku itu.
Jangan sekali-kali berusaha menyobeknya sekalipun kita menghadapi kehidupan yang menakutkan. Mungkin lembaran kemarin terlalu hitam dan kotor, tetapi janganlah menyobek hatimu, jangan melukai hatimu. Seburuk apa pun kemarin, ketahuilah bahwa hari ini Tuhan selalu menyediakan lembaran yang baru untukmu. Kita selalu diberi kesempatan yang baru setiap hari untuk melakukan hal yang lebih baik dari kemarin.
Hari kemarin yang pahit menjadi pelajaran yang baik untuk menjalani hidup hari ini. Sehingga semakin jauh kita melewati lembaran-lembaran hidup ini, semakin kita menuju kesempurnaan. Jangan biarkan noda-noda hitam, kekotoran hidup yang menghiasi lembaran hari-harimu.
Tuhan memberi kesempatan kepada manusia untuk mengisi hari-harinya dengan hal-hal yang bermanfaat, memperbaiki kesalahan, memuji dan menyembah Tuhan sebagai bagian dari hidup ini. Perhatikanlah buku kita, sehingga menjadi buku yang baik untuk dibaca orang lain.
Setiap hari harus di-update, seperti mengikuti majunya teknologi itu, menuju yang lebih baru, yang memesona bagi orang lain, menjadi teladan yang baik. Seperti Firman Tuhan: kita di dalam Kristus adalah ciptaan yang baru.
Nanti-nantikanlah Tuhan dalam hidup ini seperti yang tertera dalam Yesaya 40:31:
“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan yang baru, mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya mereka berlari dan tidak menjadi lesu mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Perhatikanlah semua itu maka lihat lembaran hidupmu akan terisi dengan sukacita dan kemenangan karena kita berjalan bersama Tuhan. Tuhanlah penolongmu, Tuhanlah pelindungmu. Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi, besar kesetiaan-Mu.
Amin.


