KRISIS?

Suara Kasih

10/26/20261 min read

Krisis? Pertanyaan yang tidak saja menggetarkan hati para pakar ekonomi, tetapi justru tumbangnya para konglomerat menjadi melarat. Krisis ekonomi global yang terjadi, bukan saja bagi negara-negara yang miskin tetapi negara-negara adidaya sekalipun. Para konglomerat yang benar-benar menjadi melarat karena hutangnya berlipat-lipat, suku bunga yang melonjak, buyer tak ada, perusahaan goyang, order kurang, membuat mereka benar-benar terpuruk. Terbayanglah sejumlah angka yang begitu sulit dipahami justru menjadi hutang dan tanggung jawabnya. Stress, tidak dapat diatur, gelisah, itu hanya dampak yang paling biasa, namun ini akan berkepanjangan, merusak mental seseorang dan tragisnya banyak yang gila dan juga memilih menyelesaikan hidupnya dengan cara yang paling pintas. Krisis membuat manusia menderita. Pengurangan tenaga kerja, membuat pekerja kehilangan pekerjaan dan berpenghasilan tetap.

Langkah apa yang harus ditempuh pada kondisi seperti ini, daripada hanya terus merenungi nasib. Mulailah kita hidup sederhana, tidak terlalu konsumtive agar kita dapat survive bertahan hidup. Pengurangan pemborosan pemakaian listrik, membatasi pemakaian pulsa telepon yang kelihatannya sepele, tidak memboroskan premium dengan berkeliling kota untuk alasan refreshing, mulai mengkonsumsi makanan sehat namun harga terjangkau (sayuran). Mengatur keuangan dengan baik, irit dalam segala hal. Negara mengatakan krisis tetapi rakyatnya tetap hidup boros tanpa peduli. Sebagai warga Negara yang baik, marilah kita bersama-sama menanggulangi. Hidup lebih sederhana, ekonomis dan membantu yang berkekurangan.

Inilah krisis ekonomi global yang dirasakan oleh dunia sekarang. Dunia bisa krisis, tetapi berita hari ini periksalah iman kerohanian saudara kepada Tuhan kita, jangan karena krisis yang terjadi pada saudara berdampak sama, krisis kerohanian saudara. Saudara mundur, tak lagi percaya akan adanya Tuhan, tak lagi percaya akan adanya mujizat, tak lagi percaya Tuhan Yesus sebagai jawaban hidupmu, tak lagi percaya Dia sanggup merubah situasi. Kerohanianmu mundur bahkan mati. Semangatmu di dalam Tuhan yang tadinya menyala-nyala, sekarang padam, seiring dengan jatuhnya ekonomi saudara.

Hati-hati, krisis meraja lela, yang mematikan banyak orang. Krisis kerohanian iman percayamu, pudar, engkau dibuatnya tak berpengharapan.

1 Korintus 10:13

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Matius 6:27

“Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya.”

Dunia bisa krisis, namun bagi orang yang percaya, Tuhan berjanji, Ia memberimu jalan keluar.

Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Kontak

info@suarakasih.com