KETIKA HARTA YANG UTAMA

Suara Kasih

10/26/20262 min read

Statemen W. Somerset Maugham. “Uang seperti indera ke-6 yang tanpanya, kita tak dapat menggunakannya secara baik ke-5 indera kita”. Uang sebagai alat bantu yang membuat hidup menjadi lebih lengkap dan bahagia. Orang yang bijaksana menaruh harapannya pada hal-hal yang bernilai kekekalan, baginya hal-hal yang bersifat sementara itu seperti kekayaan, kepandaian, kesehatan dan kekuasaan, nama, reputasi sekalipun itu penting, tetapi itu bukan hal yang utama.

Hal tersebut jangan dijadikan sebagai alat pengukur kebahagiaan sebab kebahagiaan adalah anugerah Tuhan. Namun orang yang bodoh melandaskan hidupnya kepada hal yang sementara sehingga ia rela mengikuti apa saja yang telah diutamakan iblis pada pikirannya, mereka memilih mamon menjadi agamanya. Harta dan kekayaan adalah barang yang fana, yang dapat rusak, yang bisa hilang, yang tidak bisa diandalkan. Ada banyak orang menjadikan Tuhan untuk hartanya. Ketahuilah setiap manusia yang kembali ke tanah tidak memerlukan harta lagi. Jadi sia-sialah orang yang telah mengumpulkannya dengan bersusah payah tanpa pamrih. Sekali lagi sia-sia semuanya.

Harta punya pengaruh yang besar jika kita salah menempatkannya. Pengaruh negatif yang sangat berbahaya yang dapat menghancurkan hidup ini. Karena harta orang dapat berubah, karena harta manusia menjadi angkuh, karena harta manusia saling membunuh; karena harta dosa terjadi, penyalahgunaan harta membuat manusia binasa. Oleh sebab itu Firman Tuhan mengingatkan kita.

Matius 6:33

“Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu”.

Allah berjanji jika engkau mengutamakan hal-hal kerajaan surga maka apa saja yang menjadi keperluanmu akan diberikan padamu. Kita tidak perlu mengejar harta secara berlebih-lebihan. Tetapi pakailah harta yang ada pada kita untuk memuliakan Tuhan bukan untuk berbuat dosa.

Amsal 21:20

“Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak tetapi orang yang bebal memboroskan nya.”

Orang bijak memakai hartanya untuk memuliakan Tuhan. Utamakan Allah dalam hidupmu. Allah itu Allah yang kaya. Dia empunya segala-galanya. Jadikan Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Allahmu dan yang terutama dalam hidupmu maka Dia bisa menjawab segala keperluanmu.

Harta dan kekayaan boleh kita miliki, tetapi itu bukan yang utama, melainkan hanya pelengkap saja. Cukupkanlah dengan apa yang ada pada kita jangan mengeluh jika kita berbeda dengan orang lain, jangan iri hati jika orang lain lebih berada dari kita. Jangan marah jika kita tidak diberkati sebanyak berkat orang lain, ucapkanlah syukur senantiasa pada Allah.

Jangan menempatkan harta yang utama dalam hidup ini. Harta membuat hidup kita berkecukupan, membuat kebahagiaan dalam keluarga jika dikelola dengan baik. Namun sekali lagi jangan jadikan yang terutama, tetapi posisikan dia di tempat yang tepat.

Roma 11:36

“Sebab segala sesuatu adalah dari Dia dan oleh Dia dan kepada Dia. Bagi Dialah segala kemuliaan sampai selama-lamanya.”

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Kontak

info@suarakasih.com